“Saat ini saya baru memulai usaha pakaian muslim dan karena saya belum membuka toko khusus sehingga masih menjual di rumah saja. Walaupun demikian, produk saya ini sudah mulai dilirik beberapa agen yang bersedia menjual produk ini.
Apakah promosi melalui para agen ini cukup efektif atau ada promosi cara lain yang bisa saya lakukan?”
Dalam dunia advertising dikenal dengan promosi melalui dua cara yaitu Above the Line dan Below the Line. Above the Line adalah promosi melalui iklan di televisi di mana dengan konsep tersebut memikirkan strategi yang tepat agar iklan bisa “berkomunikasi” secara visual dan menyerap dalam benak target. Sedangkan Below the Line adalah sebuah media yang hanya sebatas penyampaian informasi saja, ibaratnya brosur yang lengkap dengan spesifikasi barang, dan harga, serta informasi mengenai barang yang hendak dijual tersebut. Konsep below the Line ini biasa dilakukan oleh kalangan usaha kecil menengah karena mengingat terbatasnya anggaran yang harus dikeluarkan.
Nah, untuk Anda yang saat ini menggunakan agen sebagai sarana promosi itu merupakan langkah yang tepat. Asal yang harus diperhatikan adalah apakah agen tersebut satu visi dengan Anda. Dalam arti, kemauan yang sama dalam menjual produk sehingga produk yang telah dipesan tersebut bisa dipasarkan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh kedua belah pihak. Dan, yang tak kalah pentingnya bahwa antara Anda dengan para agen harus membangun komunikai yang lancar sehingga jika mengalami kendala akan diselesaikan secara bersama-sama. Karena dengan komunikasi yang intens, maka bisa diminimalkan konflik.
Memang harus diakui, promosi melalui agen tidak mengeluarkan budget yang besar karena biasanya hanya berupa brosur, pamflet atau stiker yang masuk dalam konsep Below the Line. Walaupun demikian, segencar apapun promosi yang dilakukan, yang tak kalah penting yang harus diperhatikan adalah mutu produk. Karena dengan produk yang bagus, dalam arti kualitas bahan yang digunakan dan mode yang selalu up to date maka dipastikan produk itu akan dicari orang. Apalagi usaha Anda yang masih baru sehingga membutuhkan energi ekstra agar bisa diterima pasar. Ini merupakan hal yang tidak mudah, tapi asal memiliki keinginan yang kuat dan mampu melakukan terobosan-terobosan maka suatu waktu pasar akan berhasil di kuasai.
Harus diakui proses menuju keberhasilan suatu usaha memang tidak mudah. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan berkaitan antara lain; Pertama, agen harus dianggap sebagai mitra yang sejajar sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan. Kedua, satukan pemahaman tentang bagaimana membangun usaha sehingga bisa berkembang antara Anda dan agen.
Sumber:
Arsip Bisnis
Handi Irawan
Pengamat Marketing dari Frontier
