Miswans.com

Hak Paten dan Hak Merek

“Saya sedang mengembangkan usaha resto lunak. Saya ingin tahu bagaimana caranya mengurus hak paten dan merek, kisaran harganya dan ke mana saya mengurusnya?”

Pendaftaran merek untuk UKM, sebenarnya ada dua macam. Satu merek dagang punya UKM itu sendiri, dan satu lagi merek dagang milik komunitas. Kalau merek dagang dari usaha milik UKM sendiri memang harus mau nggak mau didaftarkan. Tetapi ada juga merek dagang milik komunitas seperti tahu kediri, bakpia pathuk, batik laweyan. Yang seperti itu tidak perlu didaftarkan, jadi bukan keharusan dan pemeritah bisa membantu dalam pendaftaran merek komunitas ini. Tapi merek untuk perusahaannya sendiri harus didaftarkan.

Sejauh ini banyak pelaku bisnis UKM yang tahu kalau mendaftarkan merek pasti pakai ongkos, tapi sebetulnya yang mahal bukan biaya pendaftarannya melainkan pengembangan merek itu sendiri, seperti lewat promosi dan itu kendala bagi UKM.

Kalau produk yang sudah pakai merek yang didaftarkan kemudian ditiru, saya artikan ditiru itu ada dua macam. Pertama ada hak yang dipakai orang lain, tapi selama tidak mengganggu tidak apa-apa dan kedua artinya produk itu dianggap baik, sehingga orang meniru berarti ikut membantu mempromosikan merek tersebut. Pendaftaran ke Departemen Kehakiman dan biayanya sebenarnya tidak mahal, yang jauh lebih mahal adalah pengembangan merek seperti promosi. Itu kendala UKM, dan bagi UKM bisa memakai merek komunitas untuk mengatasi kendala itu. Sedangkan untuk pendaftaran hak paten produk terhadap penemuan atau inventory itu berlaku pada perorangan yang menemukan penemuan khusus. Pendaftarannya juga ke Departemen Kehakiman.

Pengurusan hak paten dan pendaftaran merek bagi UKM diperlukan untuk melindungi hasil produksi sektor usaha kelas menengah ke bawah dari pemalsuan. Bagi pengusaha UKM umumnya enggan mengurus hak paten produksinya/HaKI karena birokrasi panjang dan biaya mahal. Keengganan UKM mengurus HaKI juga tak terlepas dari budaya dan kurangnya pemahaman tentang HaKI. Prosedurnya sebenarnya mudah, apalagi sekarang Dinas Perindustrian dan Perdagangan di daerah bisa membantu UKM mendaftarkan HaKI ke Ditjen HaKI Depkeh dan HAM di Tangerang telp. 021-5524992, 021-55796586. Klinik konsultasi HaKI Industri dan Dagang Kecil Menengah (IDKM) Depperindag. Klinik Konsultasi HaKI Industri Departemen Perindustrian sudah ada di propinsi seluruh Indonesia. Kehadiran Klinik ini adalah untuk menjembatani dan memfasilitasi UKM supaya mereka tidak mengalami kesulitan mendaftar design industri, merek atau paten.

Dalam Peraturan Pemerintah No. 50/2001 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menyebutkan proses pendaftaran merek dagang hanya Rp. 450.000,-, ditambah biaya penelusuran apakah merek produk tersebut sudah terdaftar atau belum Rp. 125.000,-, serta biaya administrasi dan transportasi. Jadi, total biaya pengurusan merek dagang hanya sekitar Rp. 800.000,-, sedangkan untuk design industri biayanya Rp. 600.000,- dan biaya HaKI maksimal adalah hak paten yang mencapai Rp 5 juta. Kementrian Koperasi dan UKM juga ikut memfasilitasi beberapa UKM untuk mendapatkan merek. Sehingga produk mereka tidak mudah ditiru oleh pemodal besar lainnya. Fasilitas pengurusan hak paten dan merek itu dimaksudkan untuk mempercepat proses borokrasi yang sebelumnya menjadi kendala UKM untuk mengurus keperluan tersebut.

Sumber:

Arsip Bisnis

Handito Hadijuwono,

Managing Partner Arrbey Indonesia

Incoming search terms:

macam hak paten, cara membuat brand sendiri, Cara pendaftaran hak paten, no reg paten merk probiotik perikanan em4, cara hak paten produk, biaya membuat brand, paten mendaftar ke mana, macam paten, mendaftar merk rumah makan agar tidak ditiru, mengurus hak paten makanan
Be Sociable, Share!

Tagged: ,

Got something to say? Click here to reply

One Response to “Hak Paten dan Hak Merek”

  1. berbagi pengalaman pribadi.
    Jangan asal untuk daftar merek,konsultasikan terlebih dahulu kepada Konsultan HKI terdaftar guna memastikan merek anda aman supaya dikemudian hari tidak terganjal usul tolak. saat ini sudah ada konsultan HKI online salah satunya saya pernah kunjungi adalah http://www.ipindo.com/ disini saya banyak tahu tentang HKI diantaranya: merek,desain industri,hakcipta,paten,dll.
    saya juga dapat berkonsultasi langsung perihal usul tolak merek (hal-hal yang dapat menyebabkan merek ditolak),pengalihan merek,pengalihan hakcipta,perpanjangan merek,dan lebih asyiknya lagi saya dapat pula berkonsultasi masalah Bisnis seperti BO,waralaba,dan franchise.
    alhamdulilah beberapa merek yang saya daftarkan berhasil sampai keluar sertifikat. hati-hati pula terhadap broker yang mengatas namakan konsultan HKI,untuk membedakannya biasanya jika konsultan HKI terdaftar kita sebagai klien tidak menerima surat-menyurat kecuali sertifikat. sedangkan Broker biasanya jika ada surat dari Dirjen HKi langsung di tujukan kepada klien (pemilik merek). sebelum anda mendaftarakan merek tanyakan perihal nomor register konsultan HKI.konsultan HKI No.reg.berapa? semoga info ini berguna bagi rekan-rekan pengusaha semua.

Leave a Reply

*