Miswans.com

Cara Berhubungan Dengan Calon Pelanggan Melalui Telepon

Menawarkan produk atau jasa lewat telepon bukan pekerjaan mudah. Pekerjaan yang biasa dilakukan oleh telemarketing ini tidak semudah menekan angka-angka di telepon kemudian berbicara ke sana ke mari. Jika orang yang Anda hubungi tidak berkenan, Anda seringkali harus siap ditolak bahkan didamprat. Terlebih jika yang Anda hubungi adalah ‘orang baru’ yang masih berstatus ‘calon pelanggan’.

Memang, berhubungan melalui telepon dengan seseorang yang sudah menjadi pelanggan jauh lebih mudah daripada dengan calon pelanggan. Tapi jika tahu triknya, Anda akan menemukan formula tepat untuk ‘menggaet’ pelanggan baru. Berikut ini adalah tips dalam rangka berhubungan dengan calon pelanggan:

Kreatif dalam mencari waktu (timing)

Pelajari waktu-waktu atau jam-jam dimana seseorang sulit ataupun mudah dihubungi. Jika orang yang Anda tuju bekerja di kantor, jangan menghubungi pada jam-jam sibuk misalnya jam 9 sampai jam 11. Mungkin Anda bisa menghubunginya sekitar pukul 11.30 atau 16.30. Karena saat itu sudah mendekati istirahat, dimana orang-orang sudah mulai sedikit santai untuk mengendorkan urat saraf dan pikirannya. Jika orang yang Anda tuju, tidak bekerja, misalnya ibu rumah tangga, bukan berarti Anda bebas menghubunginya. Sebaiknya jangan menghubungi jam 1 sampai jam 3 siang. Karena saat itu, orang-orang yang tidak bekerja kemungkinan sedang istirahat atau tidur siang.

Gunakan nada suara percaya diri

Jangan pernah ragu ketika mengucapkan salam pembukaan di telepon. Gunakan nada yang antusias, hangat dan percaya diri. Nada suara yang ragu-ragu hanya akan membuat lawan bicara tidak sabar dan menutup telepon.

Siapkan kata pembuka

Perlu Anda ketahui bahwa 20 detik pertama saat Anda bicara di telepon cukup menentukan pembicaraan selanjutnya. Begitu bertemu dengan orang yang Anda tuju di telepon, segera perkenalkan diri Anda dan perusahaan. Misalnya, “Selamat pagi/sore, saya Rani dari PT….”. Jelaskan juga darimana Anda mengetahui identitas orang yang Anda hubungi. Kemudian berbasa-basilah sejenak, misalnya dengan mengatakan, “Saya sangat mengerti bahwa Anda sangat sibuk…”

Tonjolkan manfaat dari pembicaraan yang Anda lakukan

Setelah berbasa-basi, jangan lupa untuk menekankan atau menonjolkan manfaat dari komunikasi yang Anda lakukan dengannya. Kuncinya adalah ‘fokus pada apa yang akan Anda berikan, bukan apa yang akan Anda dapatkan’. Perlu Anda ingat, kekuatan manfaat yang Anda berikan menentukan janji berikutnya.

Siapkan permohonan untuk janji berikutnya

Pada langkah terakhir ini, Anda perlu lebih berhati-hati. Karena pada tahap ini anda sudah hampir mencapai langkah untuk bertemu langsung dengan calon pelanggan. Jika salah bicara, anda akan kehilangan kesempatan untuk bertemu langsung.

Gunakan surat

Bila hubungan yang Anda lakukan lewat telepon gagal, sebuah surat seringkali lebih berpengaruh. Melalui surat, Anda dapat menjelaskan keuntungan program yang Anda tawarkan. Jangan lupa untuk menekankan bahwa Anda bersungguh-sungguh dalam menawarkan program atau produk pada calon klien Anda. Hal ini akan sangat membantu jika Anda menghubunginya kembali lewat telepon.

Nah, jika Anda tengah berusaha menambah pelanggan baru, nggak ada salahnya manfaatkan trik tadi. Semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

pengertian telemarketing, contoh percakapan telemarketing, contoh telemarketing, cara menawarkan produk lewat telepon, cara bicara telemarketing, contoh dialog telemarketing, trik telemarketing, percakapan telemarketing, cara berbicara telemarketing, cara menawarkan produk via telepon
Be Sociable, Share!

Tagged: , , , , ,

Got something to say? Click here to reply

2 Responses to “Cara Berhubungan Dengan Calon Pelanggan Melalui Telepon”

  1. Dona Hamzah says:

    Sangat bermanfaat, Tq banget

Leave a Reply

*